Artikel

Home  »  News  »  Peran Bukti Digital Dalam Kasus Dennis Rader : Bind, Torture, Kill
Rating: 2.0/10 (1 vote cast)

Peran Bukti Digital Dalam Kasus Dennis Rader : Bind, Torture, Kill

Sabtu, 25 Juli 2015 - 14:14:26 WIB | Forensik Digital | komentar : (0) | dibaca : 456
Peran Bukti Digital Dalam Kasus Dennis Rader : Bind, Torture, Kill

Peristiwa yang terjadi dalam kasus pembunuhan sadis yang sempat mengagetkan banyak pihak terjadi hampir 30 tahun baru terungkap (baca : KISAH DENNIS RADER SI PEMBUNUH BERANTAI : BTK).

Menarik untuk ditelusuri bagaimana akhirnya aparat penegak hukum berhasil mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh seorang “BTK” hanya dari sebuah floppy disk.

Diceritakan sebelumnya, aksi Dennis Rader ini berawal dari sebuah kota Kansas di Amerika Serikat . Kebiasaan kecil yang selalu “berfantasi” tentang perbudakan, mengawasi, dan menyiksa. Untuk menyalurkan “fantasi” dimasa kecil, Rader membunuh hewan-hewan yang dinggapnya sebagai sosok seorang pemuda dimana hewan-hewan tersebut digantung sampai tewas.

Dennis Rader was taken to an interrogation room after his arrest on February 25, 2005Kebiasaan ini pun berlanjut tatkala Rader di pecat dari pekerjaannya di Cessna, Produsen kerangka pesawat. Dalam keterpurukan dan ketidakpastian, Rader “berfantasi”, bagaimana rasanya mencekik seseorang hingga tewas.

Dennis Rader melakukan pembunuhan pertama kali pada bulan Januari 1974 yaitu ketika dia membunuh empat anggota keluarga. Kemudian 15 tahun berikutnya, dia membunuh enam korban lagi, dan semuanya adalah perempuan. Selama melakukan pembunuhan, Rader mengejek polisi yaitu dengan mengirimkan catatan aneh. Dalam catatan pertama yang dikirim, yang ditemukan dalam sebuah Perpustakaan Umum Wichita, Rader mengaku telah membunuh keluarga dan memberikan rincian yang hanya diketahui oleh polisi. Ia juga menciptakan julukan untuk dirinya sendiri – BTK (Bind, Torture, Kill). Rader mengirimkan beberapa catatan kepada polisi, baik secara langsung maupun melalui media, dan beberapa catatan yang terdapat puisi, teka-teki, dan gambar. Polisi setempat dan FBI menghabiskan ribuan jam menganalisis catatan yang diberikan tersebut. Akan tetapi, mereka tidak pernah mampu memecahkan misteri dibalik semua pembunuhan yang sudah terjadi.

PENANGKAPAN DENNIS “BTK” RADER

Akhir dari perjalanan Dennis Rader terjadi pada tanggal 18 Agustus 2005. Rader dibawa ke penjara El Dorado yang memiliki keamanan tingkat tinggi untuk mempertanggungjawabkan aksi pembunuhan yang dilakukannya dalam rentang waktu tahun 1974 sampai 1991 yang diputuskan oleh pengadilan dan dihukum seumur hidup. Sepuluh korban pembunuhan yang dilakukan Dennis Rader dan sebagian besar adalah wanita.

BARANG BUKTI DIGITAL

Floppy Disk yang menjadi Barang Bukti dalam kasus BTKAwal cerita yang diperoleh dari beberapa sumber yang penulis rangkum, pada tahun 2004, setelah lebih dari 10 tahun diam, Rader kembali mengirimkan pesan ke polisi.

Salah satu pesan tersebut ternyata menjadi titik akhir dalam kasus ini. Rader mengirimkan sebuah dokumen yang dibuat dengan Microsoft Office pada floppy disk. Floppy disk tersebut kemudian diserahkan ke ahli komputer forensik untuk dianalisa. Para ahli forensik kemudian menggunakan software EnCase untuk memeriksa floppy disk dan menemukan ada dokumen Microsoft Word yang telah dihapus pada floppy disk tersebut. Bukti digital berupa file dengan pesan “this is a test“. Polisi melihat metadata dari Hasil Screenshoot Pencarian Nama Gereja Kasus BTKdokumen tersebut. Selain nama “Dennis“, keterangan yang muncul adalah nama gereja, yaitu “Christ Lutheran Church“. Dari petunjuk inilah polisi bergerak untuk melacak seseorang bernama Dennis dengan cara melakukan pencarian di internet terhadap “Christ Lutheran Church” dan menemukan website gereja tersebut. Di dalam website gereja ternyata terdapat nama Dennis Rader sebagai ketua dewan gereja.

Bukti digital yang berikutnya adalah rekaman video keamanan di Toko “Home Depot” yang menunjukkan bahwa BTK menggunakan Jeep Grand Cherokee warna hitam ketika meninggalkan paket di truk pickup milik pegawai Toko “Home Depot”.

Hasil Screenshoot Akuisisi Menggunakan EnCase Kasus BTK

Ahli forensik kemudian mencari situs gereja dan menemukan seseorang yang bernama Dennis Rader yang menjabat sebagai ketua dewan jemaat gereja. Setelah polisi dan personel FBI memeriksa latar belakang Rader dan memeriksa bukti-bukti DNA, ternyata itu semua terhubung dengan kasus pembunuhan BTK.

Dennis Rader awalnya mengaku tidak bersalah, akan tetapi kemudian dia mengaku dan memberikan polisi rincian seputar pembunuhan yang telah dia lakukannya.

Metadata kasus BTKPerlu penulis tambahkan, bahwa tragedi pembunuhan berantai ini mulai dipublikasikan pada tahun 2007 oleh Wichita Eagle sebagai penerbit dengan judul Bind, Torture, Kill : the Inside Story of the Serial Killer Next Door. Dan pada tahun 2008 kasus ini dibuat film dengan judul “Feast of the Assumption – The Otero Family Murders)”.

KESIMPULAN

  • Digital forensik sangat membantu aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus yang hampir 30 tahun terjadi.
  • Dengan digital forensik, kejahatan-kejahatan yang menggunakan komputer akan bisa terungkap.

Sumber :