Artikel

Home  »  News  »  NO. Iam Not On Facebook
Rating: 4.0/10 (2 votes cast)

NO. Iam Not On Facebook

Senin, 21 September 2015 - 20:41:27 WIB | Serba Serbi | komentar : (1) | dibaca : 1453
NO. Iam Not On Facebook

Diawali dengan fenomena pembelajaran yang materinya disampaikan melalui facebook. Ada pertanyaan yang banyak penulis terima mengenai facebook ini. Kebetulan penulis selain memiliki aktifitas sebagai professional IT, juga terlibat dalam proses pengajaran disalah satu perguruan tinggi di Jawa Timur. Salah satu pertanyaannya adalah…”…kenapa materinya tidak di upload ke facebook aja, kan hampir semua pengajar mengauploadnya disana…?”, “…akun facebooknya apa…?”, dan masih banyak lagi beragam pertanyaan terkait masalah penggunaan media sosial ini. Penulis hanya bisa tersenyum dan coba menjawabnya dari sisi ideologi yang penulis pahami.

Netizen, mungkin banyak yang tidak sependapat dengan penulis, tapi sekali lagi ini hanya pendapat penulis yang dituangkan dalam website ini.

Sejarah Facebook
Facebook adalah situs jejaring sosial yang ditemukan dan dirancang oleh Mark Zuckerberg, jika ada orang yang bisa dibandingkan dengan Bill Gates, maka Mark Zuckerberg-lah orangnya, keduanya sama-sama mahasiswa drop-out dari universitas Harvard dan keduanya merupakan sosok orang yang sukses luar biasa dalam usia muda, jika Bill Gates menemukan Microsoft maka Mark Zuckerberg menemukan Facebook yang kini memiliki kekayaan lebih dari 1.5 miliar dolar AS.

Pada awalnya Facebook hanya diperuntukan khusus untuk Mahasiswa/Mahasiswi diHarvard sehingga hanya pengguna dengan alamat email Harvard yang bisa bergabung dengan jaringan Facebook.  Melihat perkembangan Facebook yang sangat pesat, investor mulai berani menginvestasikan uangnya pada proyek yang dianggap mempunyai masa depan yang cerah ini, pada akhir tahun 2004 akhirnya Mark Zuckerberg bersama dengan teman-temannya pindah dari Harvard setelah mendapatkan investasi dari Peter Thiel senilai $500.000, beberapa bulan berikutnya Facebook kembali mendapatkan investasi sebesar $12.700.000 dari Accel dan $27.500.000 dari Geylock yang membuat nilai perusahaan menjadi $40.000.000.

Perkembangan selanjutnya, idealisme awal mulai berubah dan Facebook mulai terbuka kepada universitas lain yang ada, langkah ini menuai sukses luar biasa sehingga pada tanggal 26 September 2006 Facebook terbuka untuk semua orang yang memiliki alamat email, kini Facebook merupakan situs jejaring sosial atau situs pertemanan yang paling ramai dikunjungi dengan anggota mencapai lebih dari 200 juta pengguna (data April 2009).

Pada Januari 2011, Facebook memiliki lebih dari 600 juta pengguna aktif. Pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat bergabung dengan grup pengguna yang memiliki tujuan tertentu, diurutkan berdasarkan tempat kerja, sekolah, perguruan tinggi, atau karakteristik lainnya. Nama layanan ini berasal dari nama buku yang diberikan kepada mahasiswa pada tahun akademik pertama oleh administrasi universitas di AS dengan tujuan membantu mahasiswa mengenal satu sama lain. Facebook memungkinkan setiap orang berusia minimal 13 tahun menjadi pengguna terdaftar di situs ini.

Proses Pembuatan Facebook
Mark Zuckerberg mulai mengenal pemrograman pada kelas enam dengan panduan dari buku C++ for Dummies dengan kemampuan yang sangat baik, Mark Zuckerberg juga dikenal sebagai seorang yang idealis dan tidak begitu peduli dengan uang, program pemutar MP3 buatannya pernah ditawar oleh perusahaan besar namun ditolaknya.

Ketika berada di Universitas Harvard, Mark Zukerberg pernah membuat situs coursematch.com yang memungkinkan mahasiswa mendaftarkan mata kuliahnya secara online sembari melihat daftar kuliah dari mahasiswa lainnya, Mark Zukerberg juga pernah membuat situs facemash.com yang secara ilegal akan mengambil foto-foto teman sekelasnya dan menampilkannya berdampingan dengan foto binatang.  Mark Zukerberg juga pernah melakukan pencurian data penghuni Harvard dan menceriterakannya kepada publik melalui situsnya, akibat perbuatannya ini situsnya menjadi terkenal dalam waktu yang singkat sekaligus membuat situs ini berumur sangat pendek hanya sekitar 4 jam karena ditutup oleh pihak kampus.

facemash.com

Karena kasus ini Mark Zuckerberg diajak bergabung oleh 3 orang mahassiswa kaya di Harvard yakni Divya Narendra, Tyler Winklevoss dan Cameron Winklevoss untuk mengerjakan proyek yang mereka impikan yaitu situs komunitas khusus untuk lingkungan kampus karena proyek ini tidaklah mudah dan dibutuhkan pemrograman tingkat tinggi namun diam-diam ternyata Mark Zuckerberg sedang mengembangkan websitenya sendiri dan sering berhubungan secara intensif dengan Aaron J. Greenspan yang sebelumnya telah membuat situs sosial networking dilingkungan kampus tetapi akhirnya ditutup juga karena pelanggaran privasi, bahkan Mark Zuckerberg meminta Aaron J. Greenspan untuk membantunya menyelesaikan proyek rahasia ini namun ditolak oleh Aaron J. Greenspan karena Mark Zuckerberg dianggap tidak profesional dan tidak meyakinkan dalam segala bidang.

Mark Zuckerberg dalam mengembangkan Facebook tidaklah sendirian, namun bersama teman terdekatnya Eduardo Saverin sebagai partner dengan nilai investasi $1.000, setelah Facebook diluncurkan 4 Januari 2004, antusiasme dari pendaftar mulai menimbulkan kesulitan dan menyebabkan Mark Zuckerberg mulai mencari partner lain untuk membantunya dalam hal programming, maka muncullah Dustin Moskovitz sehingga status kepemilikan menjadi 65% untuk Mark Zuckerberg, 30% untuk Saverin dan 5% untuk Dustin Moskovitz, teman lainnya yang ikut membantu adalah Andrew McCollum (graphic Artist) dan Chris Hughesyang ikut memperkenalkan Facebook kepada publik. Ambisi Mark Zuckerberguntuk terus mengembangkan Facebook sekaligus menjadi situs bisnis terjawab setelah mereka berkenalan dengan Sean Parker, seorang asisten pendiri Napsteryang terkenal.

Ketika Mark Zuckerberg meluncurkan Facebook, Trio Harvard Connection yang mengetahuinya merasa kebakaran jenggot, mereka segera mengadukan Mark Zuckerberg kepada pihak kampus dan mendaftarkan kasusnya ke pengadilan karena merasa dikhianati dan dirampok, mereka juga menuduh Mark Zukerberg sengaja menunda-nunda penyelesaian proyek yang diberikan kepadanya sembari membuat program Facebook untuk dirinya sendiri. Trio Harvard Connection juga segera meluncurkan situs mereka yang diberi nama ConnectU yang ternyata tidak laku karena setelah beberapa tahun hanya mampu mendapatkan 15.000 anggota.  Setelah bertarung di pengadilan selama 4 tahun akhirnya kasus ini diselesaikan secara tertutup dimana Facebook bersedia membayar sejumlah uang dan saham kepada ConnectU.

Hubungan Yahudi dengan Ratapan Dinding Facebook (Wall Facebook)
Facebook sudah menjadi tempat vital sebagai aktivitas sebagian kehidupan masyarakat. Mengingat facebook dapat dijadikan alat komunikasi maupun tempat menyebarkan berbagai sumber informasi. Sehingga keberadaan facebook sangat urgen dalam dunia jejaring sosial, apalagi facebook telah dihuni sekitar setengah milyar member. Sungguh sebuah prestasi besar dalam membangun industri jejaring sosial dijagat maya saat ini.

Wall Facebook

Perkembangan facebook semakin meningkat pesat dalam jumlah pegguna aktif. Sehingga wajar facebook dijagat maya menempati posisi tertinggi dalam ranking terbaik didunia, setelah Google sebagai mesin pencari nomor satu, tentu prestasi facebook sangat gemilang dalam membangun salah satu situs jejaring sosial dijagat maya.

Keberhasilan facebook tak lepas dari Marx Zuberg sebagai pembuat jejaring sosial. Sehingga wajar Marx Zuberg sering dinobatkan orang tersukses muda dijagat semesta dalam membangun salah satu jejaring ditingkat Internasional, tetapi keberhasilan Marx Zuberg tak lepas dari sebuah gagasan yang cemerlang dengan istilah dinding facebook. Mengingat setiap detik dinding facebook tidak pernah sepi dari sebuah tulisan maupun ratapan dari para pengguna jejaring sosial facebook.

Entah dari mana asal muasal gagasan Marx Zuberg memberi nama dinding facebook, padahal kalau ditelusuri lebih jauh lagi tentang dinding facebook ada istilah ratapan dinding Yahudi, apabila dilihat dari kata dinding facebook, dan dikaitkan dengan diri Marx Zuberg sebagi salah satu orang Yahudi.

Lepas dari gagasan benar atau salah tentang dinding facebook sebagai pengejawantahan Marx Zuberg sebagai orang Yahudi, tentu marx zuberg dalam memberi nama dinding facebook mempunyai sederet alasan yang kuat. Mengingat Marx Zuberg tak lepas dari salah satu orang Yahudi, tentu Marx Zuberg punya pandangan tersembunyi dalam memberi nama dinding facebook.

Marx Zuberg merupakan salah satu orang Yahudi, berarti nama dinding facebook dengan dinding ratapan Yahudi bukan bersifat kebetulan, tetapi mempunyai keterkaitan yang kuat, apabila dilihat dari Marx Zuberg sebagai orang Yahudi. Nah! berangkat dari sinilah dibutuhkan sebuah penelusuran lebih jauh lagi tentang dinding suci Yahudi dengan dinding facebook dalam keterkaitannya.

Melihat dari sejarah dinding suci Yahudi sebagai salah satu ratapan dinding. Mengingat masyarakat sejak dahulu kala sudah menamakan keberadaan dinding suci Yahudi dengan istilah ratapan dinding. Karena ratapan dinding Yahudi merupakan sisa dinding Bait Suci di Yerusalem yang dibangun oleh Raja Salomo (Sulaiman), putra Daud. Bait Suci mengalami kehancuran ketika Israel diserbu tentara Romawi pada tahun 70 Masehi.

Sebenarnya, panjang dinding ratapan ini aslinya sekitar 485 meter, tetapi sekarang tersisa hanya sekitar 60 meter. Orang Yahudi percaya bahwa dinding ini tidak ikut hancur sebab di situlah berdiam "Shekhinah" (kehadiran ilahi). Jadi, berdoa di situ sama artinya dengan berdoa kepada Tuhan.

Dinding Ratapan Bangsa Yahudi

Ratapan dinding Yahudi pada waktu dulu dikenal sebagai dinding Barat, tetapi kini disebut sebagai "Ratapan Dinding" karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding ratapan.

Keberadaan dinding ratapan dibagi dua dengan sebuah pagar pemisah (mechitza), untuk memisahkan laki-laki dan perempuan. Orang Yahudi Ortodoks percaya bahwa mereka tidak boleh berdoa bersama-sama dengan kaum perempuan.

Nah! dari pemaparan dinding ratapan Yahudi diatas dapat diambil sebuah gambaran. Bahwa Marx Zuberg sebagai pendiri Facebook dalam membangun jejaring sosial, ternyata tak lepas dari latar belakang orang Yahudi. Sehingga wajar Marx Zuberg dalam jejaring sosial Facebook ada istilah nama dinding. Mengingat facebook sebagai alat komunikasi dan informasi dalam membuka cakrawala jendela dunia, untuk tahu lebih jauh lagi tentang alam dunia saat ini.

Dinding ratapan sebagai tempat berdoa orang Yahudi, tetapi kini dinding ratapan sudah mampu beralih fungsi lebih luas lagi dengan lebih banyak pengunjung setiap detiknya. Mengingat dinding ratapan Yahudi sudah melebarkan sayap dengan istilah dinding ratapan facebook. Sehingga saat ini keberadaan dinding ratapan facebook sudah menjadi tempat berdoa, curhat disaat sedih maupun bahagia. Dari sinilah gagasan Marx Zuberg dalam membangun dinding ratapan facebook mampu mengalihkan tidak sebatas masyarakat Yahudi, tetapi beragam agama dan aliran ikut masuk didinding facebook.

Nah! kalau sudah sedemikian rupa dengan melihat setiap detik banyak masyarakat meratap didinding facebook, baik melalui doa, bersedih, bahagia dan berbagai macam luapan emosi yang ditulis melalui dinding facebook, berarti kaum Yahudi berhasil memberikan sebuah spiritual tersembunyi dibalik dinding facebook. Sehingga wajar istilah dinding facebook lebih dikenal lagi dengan istilah ratapan dinding facebook, tentu terinspirasi dari ratapan dinding Yahudi di Yerusalem.

Dinding Ratapan…. Di dinding itu mereka menangisi dosa-dosa mereka, meluapkan harapan, ratapan dan segalanya. Itulah tujuan mereka membuat Facebook.

Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak mengadu masalah di Facebook dari pada mengadu kepada Allah SWT, lebih mengutamakan update status daripada sholat dan dzikir kepada Allah SWT.

Hati-hatilah sobat, bisa-bisa kita nanti menjadi ”Tassyabuh” atau menyerupai kaum lain (Yahudi). Nabi melarang dalam sabdanya:” Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongannya.” (HR Abu Dawud, Ahmad).

Semoga para netizen dapat manfaat dari tulisan ini. Terima kasih.