Artikel

Home  »  News  »  Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi
Rating: 1.0/10 (1 vote cast)

Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi

Minggu, 28 Juni 2015 - 10:10:11 WIB | Forensik Digital | komentar : (0) | dibaca : 1470
Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi

Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu kripto dan graphia. Kripto artinya menyembunyikan, sedangkan graphia artinya tulisan. Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data .Tetapi tidak semua aspek keamanan informasi dapat diselesaikan dengan kriptografi.

Kriptografi dapat pula diartikan sebagai ilmu atau seni untuk menjaga keamanan pesan. Pada prinsipnya, Kriptografi memiliki 4 komponen utama yaitu:

  1. Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca
  2. Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidka dapat dibaca
  3. Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi
  4. Algorithm, yaitu metode untuk melakukan enkrispi dan dekripsi

Kemudian, proses yang akan dibahas dalam artikel ini meliputi 2 proses dasar pada Kriptografi yaitu:

  1. Enkripsi (Encryption)
  2. Dekripsi (Decryption)

1. Teknik Subtitusi

Teknik kriptografi dimana merubah huruf-huruf di plaintext (Pesan asli) dengan huruf-huruf lain, angka-angka atau dengan simbol-simbol.

Contoh dengan cara Caesar Chiper

Plain    : a  b  c  d e  f g h  i   j   k   l m n  o  p q  r  s   t   u  v w x  y  z

Chiper : D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C

Contoh Kasus :

Plain   : NEWGEN

Chiper : q h z j h q

Cara perhitungan dan algoritmanya adalah setiap huruf plaintext (p), akan disubtitusikan menjadi huruf chipertext (c) dengan rumus :

Rumus Enkripsi
C = E( k, p ) = ( p + k ) mod 26 dimana k diambil dari rentang huruf 0 (huruf A) sampai 25 (huruf Z).

Rumus Deskripsi
P = D( k, c ) = ( c – k ) mod 26
Seperti contoh soal di atas maka untuk menghitung Enkripsi dan Deskripsinya sebagai berikut dengan k = 3

Enkripsi
N = ( 13 + 3 ) mod 26 = 16 = q            G = ( 6 + 3 ) mod 26 = 9 = j
E = ( 4 + 3 ) mod 26 = 7 = h                E = ( 4 + 3 ) mod 26 = 7 = h
W = ( 22 + 3 ) mod 26 = 25 = z           N = ( 13 + 3 ) mod 26 = 16 = q

Chipertext : q h z j h q

Deskripsi
q = ( 16 - 3 ) mod 26 = 13 = N              j = ( 9 - 3 ) mod 26 = 6 = G
h = ( 7 - 3 ) mod 26 = 4 = E                 h = ( 7 - 3 ) mod 26 = 4 = E
z = ( 25 - 3 ) mod 26 = 22 = W             q = ( 16 - 3 ) mod 26 = 13 = N

Plaintext : NEWGEN

2. Teknik Transposisi
Teknik kriptografi dimana plaintext (Pesan asli) ditulis perhuruf dalam dua baris dan kemudian dibaca perbaris untuk dijadikan chipertext biasanya ditulis kedalam bentuk matriks.

Contoh dengan cara The Rail Fence
Plain    : NEW GENERATION
Chiper : NWGNRTOE+EEAIN (disini saya mengganti Spasi dengan +)

Tabel Kriptographi

Semoga bermanfaat.