Artikel

Home  »  Forensik Digital »  Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi
  • Currently 4.85/10
Rating: 4.9/10 (34 votes cast)

Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi

Minggu, 28 Juni 2015 - 10:10:11 WIB | Forensik Digital | komentar : (0) | dibaca : 8281
Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi

Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu kripto dan graphia. Kripto artinya menyembunyikan, sedangkan graphia artinya tulisan. Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data .Tetapi tidak semua aspek keamanan informasi dapat diselesaikan dengan kriptografi.

Kriptografi dapat pula diartikan sebagai ilmu atau seni untuk menjaga keamanan pesan. Pada prinsipnya, Kriptografi memiliki 4 komponen utama yaitu:

  1. Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca
  2. Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidka dapat dibaca
  3. Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi
  4. Algorithm, yaitu metode untuk melakukan enkrispi dan dekripsi

Kemudian, proses yang akan dibahas dalam artikel ini meliputi 2 proses dasar pada Kriptografi yaitu:

  1. Enkripsi (Encryption)
  2. Dekripsi (Decryption)

1. Teknik Subtitusi

Teknik kriptografi dimana merubah huruf-huruf di plaintext (Pesan asli) dengan huruf-huruf lain, angka-angka atau dengan simbol-simbol.

Contoh dengan cara Caesar Chiper

Plain    : a  b  c  d e  f g h  i   j   k   l m n  o  p q  r  s   t   u  v w x  y  z

Chiper : D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C

Contoh Kasus :

Plain   : NEWGEN

Chiper : q h z j h q

Cara perhitungan dan algoritmanya adalah setiap huruf plaintext (p), akan disubtitusikan menjadi huruf chipertext (c) dengan rumus :

Rumus Enkripsi
C = E( k, p ) = ( p + k ) mod 26 dimana k diambil dari rentang huruf 0 (huruf A) sampai 25 (huruf Z).

Rumus Deskripsi
P = D( k, c ) = ( c – k ) mod 26
Seperti contoh soal di atas maka untuk menghitung Enkripsi dan Deskripsinya sebagai berikut dengan k = 3

Enkripsi
N = ( 13 + 3 ) mod 26 = 16 = q            G = ( 6 + 3 ) mod 26 = 9 = j
E = ( 4 + 3 ) mod 26 = 7 = h                E = ( 4 + 3 ) mod 26 = 7 = h
W = ( 22 + 3 ) mod 26 = 25 = z           N = ( 13 + 3 ) mod 26 = 16 = q

Chipertext : q h z j h q

Deskripsi
q = ( 16 - 3 ) mod 26 = 13 = N              j = ( 9 - 3 ) mod 26 = 6 = G
h = ( 7 - 3 ) mod 26 = 4 = E                 h = ( 7 - 3 ) mod 26 = 4 = E
z = ( 25 - 3 ) mod 26 = 22 = W             q = ( 16 - 3 ) mod 26 = 13 = N

Plaintext : NEWGEN

2. Teknik Transposisi
Teknik kriptografi dimana plaintext (Pesan asli) ditulis perhuruf dalam dua baris dan kemudian dibaca perbaris untuk dijadikan chipertext biasanya ditulis kedalam bentuk matriks.

Contoh dengan cara The Rail Fence
Plain    : NEW GENERATION
Chiper : NWGNRTOE+EEAIN (disini saya mengganti Spasi dengan +)

Tabel Kriptographi

Semoga bermanfaat.

SHARE TO:
Ada 0 komentar untuk arikel ini
Isi Komentar

Nama :
Email :
Komentar : Sisa Karakter
Captcha : Security Code
Type Code :


Halaman ini menerima komentar terkait artikel yang berjudul Kriptografi dengan Teknik Subtitusi & Transposisi . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika mengandung SPAM, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Berita Terkait : Forensik Digital

Quote of the day

Nothing is impossible. Anything can happen as long as we believe.

Calender

« Mar 2019 »
Min Sen Sel Rab Kam Jum Sat
24 25 26 27 28 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

Artikel Terakhir

Janji Manismu Menyakitiku, Mau Nambah Lagi?

Janji Manismu Menyakitiku, Mau Nambah Lagi?
Jum`at, 18 Januari 2019 - 11:50:53 WIB

Anies Baswedan : SALAM DUA JARI

Anies Baswedan : SALAM DUA JARI
Minggu, 13 Januari 2019 - 02:22:10 WIB

Analisis Fenomena Reuni 212

Analisis Fenomena Reuni 212
Selasa, 4 Desember 2018 - 09:09:05 WIB

Trend Persekusi di Zaman Millenial

Trend Persekusi di Zaman Millenial
Rabu, 17 Oktober 2018 - 22:46:58 WIB

Istilah Cebong dan Kampret Ala Indonesia

Istilah Cebong dan Kampret Ala Indonesia
Senin, 8 Oktober 2018 - 14:14:38 WIB

Mengapa Islam Nusantara....?

Mengapa Islam Nusantara....?
Senin, 30 Juli 2018 - 19:01:22 WIB

Drone Emprit : Monitoring Sosmed Buatan Anak Indonesia

Drone Emprit : Monitoring Sosmed Buatan Anak Indonesia
Kamis, 26 Juli 2018 - 02:43:49 WIB

Pulang Kampung Dari Jakarta Menuju Surabaya, Lewat Tol ?

Pulang Kampung Dari Jakarta Menuju Surabaya, Lewat Tol ?
Selasa, 13 Maret 2018 - 12:20:58 WIB

Berita Bohong atau HOAX Yang Mendunia

Berita Bohong atau HOAX Yang Mendunia
Kamis, 8 Maret 2018 - 09:37:17 WIB

SI Monitoring Penyiaran Indonesia

SI Monitoring Penyiaran Indonesia
Minggu, 31 Desember 2017 - 01:52:02 WIB


INDEX BERITA

Statistik Website

Go Top
54.243.17.113 | 54.243.17.113 | Browser Tidak di ketahui - CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/) | System Operasi tidak di ketahui - System Operasi tidak di ketahui | 0.07016 sec