Artikel

Home  »  News  »  Google Algorithm
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

Google Algorithm

Senin, 27 November 2017 - 11:11:06 WIB | Google AdSense | komentar : (1) | dibaca : 177
Google Algorithm

Optimasi SEO memang berdampak besar bagi peringkat sebuah website pada hasil penelusuran mesin pencari (search engine) untuk kata kunci tertentu. Akan tetapi dibalik itu ada sebuah “senjata unik” sudah dipersiapkan sehingga patut dihindari pemilik website sejak dini. Sebagai mesin pencari terpopuler se-dunia, Google selalu ingin memberi layanan terbaik berupa hasil penelusuran kata kunci terakurat.

Oleh karena itu, Google terus mengembangkan dan memperbarui program berupa algoritma pencarian. Langkah demi langkah prosedur dan kalkulasi diterapkan oleh perusahaan raksasa internet tersebut untuk hasil penelusuran lebih akurat, relevan, berkualitas tinggi dan baru.

Hingga saat ini ada empat algoritma pencarian sudah dirilis resmi oleh Google, yaitu CaffeinePandaPenguin, dan paling baru ditambahkan ke sistem adalah Hummingbird. Lalu, apa itu sebenarnya algoritma Google? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana mengoptimalkan semua perubahan agar berdampak positif ke website?

Apa itu alogirtma Google

Apa rahasia yang membuat Google tampil sebagai situs mesin pencari terpopuler? Ketepatan dan keakuratan hasil penelusuran merupakan kunci utama yang membuat pengguna internet jatuh hati. Demi mewujudkan hal tersebut, maka algoritma pencarian selalu diperbarui sehingga membatasi kehadiran website berkualitas rendah yang mengandung spam. Algoritma sengaja diterapkan untuk memilih dan mengidentifikasi pencarian teratas menurut sejumlah faktor spesifik.

Algoritma Google dan mesin pencari lainnya dibuat untuk sebuah alasan yang sederhana, yaitu para pencari menginginkan balasan yang paling relevan untuk pertanyaan mereka dari triliunan halaman web yang beredar di internet. Makara Algoritma Google disusun untuk mencapai 3 hal:

a. Menyingkirkan halaman yang tidak relevan

b. Mengumpulkan halaman yang relevan

c. Menyusun halaman yang relevan untuk menemukan yang paling relevan

Karena tidak ada satu faktor yang cukup memadai untuk menerima ketiga hal di atas, maka mesin pencari menggunakan begitu banyak algoritma yang menghitung ratusan faktor. Rumus dari Algoritma ini tidak pernah diumumkan; tapi melalui banyak percobaan para pelaku SEO di luar sana disimpulkan beberapa faktor umum, seperti:

a. Kualitas link: Jumlah, kualitas, dan teks jangkar yang digunakan pada link masuk

b. Faktor Onpage: Title tag, Desain responsif, kecepatan muat halaman, struktur halaman, dll

c. Parameter Brand: Seberapa terkenal brand dari usaha, dan seberapa sering brand dikutip di dunia maya

d. Konten: Kualitas dari konten, frekuensi update, jumlah kunjungan dan jumlah bagikan di media sosial

Satu hal yang perlu anda ketahui ketika anda baru berguru SEO yakni faktor-faktor ini dinamis dan mampu berubah setiap saat. Oleh sebab itu ada kelompok orang yang disebut pelaku SEO, yaitu orang-orang yang menghabiskan waktunya untuk mengamati perubahan yang terjadi pada mesin pencari.
 
Algoritma terprogram, berjalan dan dimodifikasi oleh programmer. Segala sesuatunya setelah berhasil lolos tahap uji coba akan dipakai untuk mencari spider atau bot. Semua link yang berhasil ditemukan kemudian bakal ditelusuri oleh bot dan diikuti arah tujuannya. Ini termasuk pekerjaan utama bot untuk mengindeks apa yang ditemui kemudian menyimpan semua informasi dalam database virtual.

Pemilik website dan pakar SEO seringkali dibuat pusing oleh Google setiap kali mengumumkan perubahan algoritma. Mereka pun memilih bersiap-siap menghadang kemungkinan terburuk. Banyak “cerita horor” setiap kali terjadi perubahan algoritma pencarian. Google tak segan menghukum website yang ketahuan menjajal teknik SEO black hat dan posting artikel rendah kualitas.

Algoritma pencarian terbaru milik Google terkenal jahat membuang website cacat, meskipun pernah memperoleh peringkat terbaik sekalipun. Demi hasil penelusuran lebih akurat, Google lebih menyukai website berisi konten berkualitas dan selalu mengikuti pedoman yang telah ditetapkan. Sejujurnya tidak mudah memprediksi perubahan algoritma dan bagaimana dampak ke website. Oleh karena itu, lakukan persiapan awal sebelum serangan datang.

Perubahan yang paling penting di dalam algoritma Google selama 4 tahun terakhir ini ada pada 3 algoritma utamanya; yaitu hummingbird, penguin dan panda.
 

Jenis Algoritma Google

1. Fred

Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Google mengenai update algoritma Google Terbaru Maret 2017 ini, namun di dunia persilatan SEO sudah ramai diperbincangkan.

Ya, seminggu terakhir dunia perSEOan sedang diributkan dengan adanya update algoritma ini. Traffic menurun drastis, hal ini yang sedang hangat diperbincangkan, namun ada juga yang justru trafficnya naik. 

Mereka menamai update kali ini dengan nama algoritma Fred. Apa yang disasar Fred? Masih menjadi tanda tanya besar dan masih menjadi perbincangan hangat.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Google mengenai hal ini, namun para pakar meyakini update kali ini menyasar pada related link (link terkait). Dimana algoritma ini memberi penilaian terhadap link terkait disetiap halaman website. Baik link terkait yang diberikan ke dalam website itu sendiri (internal link) maupun link terkait yang diberikan ke luar website (link eksternal).

Related post atau link terkait yang diberikan pada tiap halaman website benar-benar harus memiliki kaitan erat.

Contoh mudahnya dalam konten ini, kami sedang membahas terkait update algoritma terutama algoritma Google Fred, jika kami ingin memberikan link terkait disini, maka konten yang dituju harus benar-benar konten yang juga menuliskan tetang algoritma Google terbaru tersebut.

Namun sekali lagi, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Google. Ini hanya berdasarkan pendapat pakar pakar SEO di luar sana.

Traffic Turun Drastis Efek Update Algoritma Google

Penyebab turun atau naiknya peringkat web belakangan ini, ternyata bukan hanya disebabkan oleh update algoritma Google Fred.

Namun, jika Anda perhatikan saat ini default Google sudah tidak mengarahkan pengguna di Indonesia ke google.co.id.

Kita sebagai pengguna yang menggunakan IP Indonesia biasanya akan otomatis di arahkan ke google.co.id walaupun mengetikan google.com di browser. Namun itu tidak berlaku lagi seminggu terakhir ini.

Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui, Google menampilkan hasil berbeda antara .co.id dengan .com. Jadi pada kasus ini peringkat website Anda mungkin tidak berubah, tidak naik atau turun di google.co.id. tapi karena yang tampil saat ini adalah google.com dan peringkat web Anda di google.com tidak sebagus google.co.id maka web Anda mengalami penurunan traffic yang cukup signifikan.

Bagaimana solusinya jika traffic turun drastis karena ini?

Terkait update google fred, Anda harus memperbaiki related link yang ada di dalam website Anda. Pastikan semua related link mempunyai relevansi konten. Putus semua related link yang tidak berhubungan.

Dan jika Anda menggunakan dummy blog untuk backlink, pastikan konten-konten di dummy Anda relevan dengan konten yang di backlink.

Bagaimana agar peringkat website bagus baik di google.com maupun google.co.id?

Tentu Anda harus optimasi di keduanya, kebanyakan praktisi SEO Indonesia hanya fokus di salah satunya, sebaiknya mulai sekarang coba optimasi untuk keduanya. Jadi default Google mau berubah ke .com maupun .co.id traffic Anda tetap aman.

2. Hummingbird

Hummingbird yakni algoritma utama dari google yang dibuat dengan menambah faktor pentingnya Hummingbird Algorithmpenggunaan perangkat mobile dalam pencarian. Dengan masuknya hummingbird maka faktor responsive design menjadi sangat penting dibandingkan sebelumnya. Makara sekarang ini sangat penting untuk memastikan halaman website kita responsif untuk semua ukuran layar gadget.

Selain menambah pentingnya halaman web yang mobile friendly, algoritma hummingbird juga memperkenalkan konsep pencarian yang kontekstual. Makara Google sekarang tidak hanya menampilkan hasil pencarian berdasarkan kata kunci yang kita masukkan tetapi juga akan mengenai kata kunci yang sangat besar lengan berkuasa relasinya dengan kata kunci yang kita masukkan.

Maka sekarang orang sudah mampu bertanya secara verbal di smartphonenya dan Google berusaha memahami konteks dari pertanyaan tersebut. Bisa saja yang melaksanakan pertanyaan memasukkan kata kunci "tips fotografi" dan Google juga mencari hasil pencarian di keyword photography, fotografer, kamera, dll. Makara sangat penting untuk membuat artikel anda penuh dengan sinonim ataupun kata-kata lain yang sering dikutip di dalam topik tersebut, biar anda juga menerima peluang di pencarian yang bersifat kontekstual.

Era di mana mengulang kata kunci dengan kaku dan berlebihan sudah lewat. Bukan saja itu tidak menguntungkan dari sisi SEO, tapi juga membuat pembaca sangat tidak nyaman membaca goresan pena kita.

Algoritma  penentu peringkat dari halaman web anda di hasil pencarian. Namun, sebelum halaman web anda hingga di "meja penilaian" hummingbird, semua halaman web itu harus lolos dari endusan algoritma Panda dan Penguin.

3. Pinguin

Pinguin AlgoritmAlgoritma Penguin dibangun untuk mengantisipasi perkembangan teknik black hat dari teknik link building. Kalau algoritma Panda bermain di ONPAGE, maka algoritma Penguin akan bermain di OFFPAGE dan menelusuri kualitas dari backlink.

Untuk memastikan anda aman dalam melaksanakan link building maka ada 4 hal yang perlu anda perhatikan dalam melaksanakan link building:

a. Apakah backlink berasal dari website yang cukup berkualitas? Bukan website yang gres dibuat kemarin hanya untuk menjadi backlink buat web yang dioptimasi.

b. Apakah backlink berasal dari halaman yang relevan? Di mana link tersebut berada di antara teks yang memang membahas problem tersebut.

c. Apakah backlink berasal dari web yang juga mempunyai profil yang baik? Dan bagaimana profil backlink secara menyeluruh dari web kita sendiri?

d. Apakah backlink yang datang menuju web anda beragam dalam segala hal khususnya teks jangkar yang memuat kata kunci?

4 hal di atas inilah yang perlu menjadi perhatian utama bagi mereka yang melaksanakan link building. Kenapa ini perlu menjadi perhatian anda? Karena sangat sulit untuk keluar dari penalti algoritma penguin kalau anda sudah terkena. Anda harus membersihkan backlink anda dengan sempurna sasaran, kalau tidak website anda tidak akan pernah keluar dari penalti.

Penguin versi perdana membidik website yang memanipulasi tautan agar memperoleh lebih banyak trafik. Algoritma juga menghukum website yang mengandung tautan tidak relevan sesuai niche atau industri. Versi terbaru penguin yaitu mencari lebih banyak website spam dan taktik membangun tautan mencurigakan seperti beli tautan untuk menarik lebih banyak trafik natural.
 

4. Panda

Apa itu algoritma google panda ? Selang dua tahun kemudian setelah google caffeine, tepatnya 2011, Panda AlgorithmGoogle kembali merilis perubahan algoritma bernama Panda. Adapun tujuan utamanya yaitu menghukum website sebanyak mungkin yang doyan merilis konten berkualitas rendah. Pada masa ini konten berkualitas dianggap sebagai raja, bahkan berperan sentral dalam analisis dan evaluasi website.

Pada perilisan perdana, Panda mengevaluasi indeks milik Google dan mencari website yang mengandung duplikat konten, pemasangan iklan memberatkan serta beragam teknik berbahaya kaya spam ala black-hat SEO. Untungnya semua website yang dihukum punya kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan, tetapi menulis ulang artikel yang dianggap konten kualitas rendah justru tak menyelesaikan masalah.

Patuhi Aturan Tanpa Melawan Algoritma Google !

Perubahan algoritma pencarian milik Google seringkali dianggap ancaman terbesar bagi pemilik website. Sejumlah pakar SEO mengatakan tak perlu khawatir selama menaati aturan berlaku dari Google. Demi hasil penelusuran lebih akurat, relevan dan segar, maka algoritma terus diperbarui dan dikembangkan. Adapun target utama yaitu menampilkan jawaban paling relevan dan cepat usai mengajukan pertanyaan.

Google bakal selalu merilis algoritma terbaru sehingga pemilik website tidak cepat berpuas diri meskipun sudah berada di peringkat teratas dan banjir trafik pengunjung. Pemilik harus terus bekerja mengoptimalkan website dengan teknik sah dan selalu memposting konten relevan agar terhindar hukuman dari perubahan algoritma.

Setiap kali terjadi perubahan atau update, maka berdampak luas pada semua server Google di berbagai negara. Oleh karena itu metode SEO cenderung sama, begitu pula dalam merasakan dampak hebatnya, meskipun itu baik atau buruk. Perubahan algoritma turut dianggap tantangan bagi penggila SEO untuk menaklukkan penetapan aturan baru mengenai peringkat hasil penelusuran.

Sampai saat ini Google masih belum merilis nama untuk jenis algoritma terbaru melainkan sejumlah update minor untuk Hummingbird. Kini cara penelusuran kata kunci jauh lebih kaya dan atraktif, apalagi semakin menyesuaikan perkembangan teknologi mutakhir perangkat smartphone. Hasil penelusuran semakin berbobot dan minim website spam tak berguna. (--DEK--)