Artikel

Home  »  News  »  Drone Emprit : Monitoring Sosmed Buatan Anak Indonesia
Rating: 8.0/10 (1 vote cast)

Drone Emprit : Monitoring Sosmed Buatan Anak Indonesia

Selasa, 10 April 2018 - 13:38:18 WIB | Teknologi Informasi | komentar : (0) | dibaca : 136
Drone Emprit : Monitoring Sosmed Buatan Anak Indonesia

 Penggunaan teknologi informasi di era digital ini sudah semakin "tidak berjarak" antara ruang dan waktu.
Interkoneksi antar belahan bumi semakin hari semakin mendekat. Nyaris tidak ada istilah "tidur" ataupun "malam". Selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu aktifitas penggunaan teknologi informasi tidak pernah lelah menemani makhluk-makhluk dimuka bumi ini dalam beraktifitas.

Penggunaan sosmed menjadi kebutuhan hidup yang tidak bisa dilewatkan, ibarat sayur ngga pake garam, rasanya ngeblur, danta kalau orang betawi bilang, hambar. SOSMED telah menjadi virus baru yang sudah menyerang sendi-sendi kehidupan normal manusia pada umumnya. Sosmed Addict menjadi tantangan baru dalam era digital dewasa ini. Penyedia sosmed pun ramai-ramai mengembangkan aplikasinya sehingga pengguna dimanjakan untuk tidak beralih ke sosmed sejenis.

Sebagaimana penulis pernah sampaikan dalam artikel "Berita Bohong atau HOAX Yang Mendunia", akibat dari penggunaan sosmed banyak kasus yang melanggar peraturan perundangan-undangan di Indonesia terutama UU ITE. Terlalu banyak konten yang sekedar meng-copy paste tanpa dilakukan klarifikasi sehinggal viral dan merugikan pihak lain dalam perjalanannya. Penegak hukum mulai gencar mensosialisasikan dalam penggunaan sosmed untuk menghindari jeratan hukum. Belum lagi ditahun politik saat ini, hiruk pikuk berita politik, serang menyerang, di sosmed ikut meramaikan. Penggunaan sosmed menjadi indikator pemenangan kandidat. Lembaga survey ikut sibuk dalam merangkai fenomena yang terjadi di sosmed. Dari fenomena tersebut, hadirlah Drone Emprit salah satu media multitasking dari berbagai media dirangkum menjadi satu sebagai sarana informasi analisa kandidat atau pemenangan dalam ajang pemelihan umum di Indonesia.

Drone Emprit adalah sebuah sistem untuk memonitor dan menganalisa media online dan sosial berbasis teknologi big data. Teknologi ini dikembangkan sejak tahun 2009 di Amsterdam, Belanda, oleh Ismail Fahmi yang juga pengajar Program Magister Informatika, Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII, Yogyakarta dimana penulis pernah menjadi mahasiswanya.

Drone Emprit dikembangkan berbasis teknologi Artificial Intelligent (Machine Learning) dan Natural Language Processing (NLP), dan mulai digunakan di Indonesia pada tahun 2012.  Media Kernels Indonesia juga sudah berpengalaman terlebih dahulu dalam pendataan dan pemetaan pembicaraan warganet di media sosial. "Data yang tersimpan nanti dapat diakses oleh siapa saja. Kami akan buat mekanisme teknisnya agar banyak orang dapat mengakses data percakapan warganet di media sosial secara gratis", jelas Ismail.

Saat seperti sekarang ini merupakan saat dimana media sosial menjadi raja platform komunikasi dengan teknologi yang sangat memudahkan jalannya komunikasi, ditambah dengan fitur sharing dengan tombol khusus memudahkan sebuah berita dapat tersebar dengan cepat.

Namun, penggunaannya perlu diberi pengawasan yang ketat jika tidak ingin menimbulkan berita palsu atau yang sering disebut dengan hoax . Tidak hanya berita hoax yang dapat menyebar luas dengan cepat, konten-konten berisi SARA pun dapat menyebar luas dengan cepat.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyatakan penggunaan Drone Emprit merupakan salah satu langkah untuk merawat Indonesia dari angkasa melalui sebaran yang dibagikan oleh Ismail Fahmi, Founder PT. Media Kernels Indonesia di akun Facebook miliknya. Drone Emprit mampu menyajikan peta Social Network Analysis tentang bagaimana sebuah hoax berasal, menyebar, siapa influencers pertama, dan siapa groupnya.

Nah, dengan hadirnya Drone Emprit, bisa membantu penegak hukum dalam memberantas berita-berita hoax yang bersebaran di internet. Be Wise, Be Smart. (--DEK--)